Cetak
Hubungan Shared Leadership dan Berbagi Pengetahuan terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pegawai di Lingkungan Badan Informasi Geospasial
Kepemimpinan non formal dalam kerangka konsep shared leadership yang terbentuk di
dalam tim-tim kerja menjadi konsekuensi akibat absennya sebagian besar jabatan struktur
khususnya di Badan Informasi Geospasial (BIG) akibat penyederhanaan birokrasi. Proses
berbagi pengetahuan diharapkan menjadi lebih cepat dan luas dengan ketiadaan sekat-
sekat struktur organisasi. Kedua faktor baik shared leadership maupun berbagi
pengetahuan dalam berbagai penelitian menunjukkan hubungan yang positif sebagai
pendorong perilaku kerja inovatif pegawai dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan shared leadership dan berbagi pengetahuan terhadap
perilaku kerja inovatif pegawai di BIG. Penelitian dilakukan di BIG terhadap 98 pejabat
fungsional tertentu sebagai responden dari total populasi 551 pegawai. Analisa data
dilakukan dengan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner. Data yang terkumpul
kemudian diolah dengan alat ukur korelasi spearman rank yang dibantu perangkat lunak
SPSS 26. Wawancara mendalam dilakukan untuk menggali informasi tambahan yang
mendukung hasil analisa data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa shared leadership
memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif pegawai.
Namun kekuatan korelasi yang dihasilkan tergolong cukup/sedang dengan nilai koefisien
korelasinya sebesar 0,423 dengan signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Berbagi
pengetahuan juga memiliki hubungan hubungan yang positif dan signifikan terhadap
perilaku kerja inovatif pegawai. Adapun kekuatan korelasi yang dihasilkan tergolong kuat
dengan nilai koefisien korelasinya sebesar 0,517 serta signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar
0,000. Shared leadership dan berbagi pengetahuan bersama-sama memiliki hubungan
yang signifikan dan positif terhadap perilaku kerja inovatif pegawai. Kekuatan
korelasinya sebesar 0,537 yang termasuk dalam kategori kuat dengan tingkat signifikansi
Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Beberapa pengembangan kompetensi kepemimpinan
pegawai perlu menjadi agenda yang mendesak untuk mendukung kesiapan pegawai
dalam kepemimpinan tim kerja. Selain itu manajemen pengetahuan perlu dibangun
sistematis dibarengi infrastruktur berbagi pengetahuan yang masih perlu dimaksimalkan.
Tidak tersedia versi lain