Light detection and ranging (lidar) scanning systems can be used to provide a point cloud with high quality and point density. Gridded digital elevation models (DEMs) interpolated from laser scanning point clouds are widely used due to their convenience, however, DEM uncertainty is rarely provided. This paper proposes an end-to-end workflow to quantify the uncertainty (i.e., standard deviation)…
Pengelolaan DAS adalah suatu proses formulasi dan implentasi kegiatan atau program yang bersifat manipulasi sumber daya alam dan manusia yang terdapat di daerah aliran sungai untuk memperoleh manfaat produksi dan jasa tennpa menyebabkan terjadinya kerusakan sumber aya air dan tanah. Kegiatan yang dilakukan adalah identifikasi keterkaitan antara pengguna lahan, tanah dan air, serta keterkaitan a…
Even more than 75 years after the Second World War, numerous unexploded bombs (duds) linger in the ground and pose a considerable hazard to society. The areas containing these duds are documented in so-called impact maps, which are based on locations of exploded bombs; these locations can be found in aerial images taken shortly after bombing. To generate impact maps, in this paper we present a …
In the remote sensing of forests, point cloud data from airborne laser scanning contains high-value information for predicting the volume of growing stock and the size of trees. At the same time, laser scanning data allows a very high number of potential features that can be extracted from the point cloud data for predicting the forest variables. In some methods, the features are first extracte…
In this paper, we present a simple, efficient, and robust algorithm for 2D coarse registration of two point clouds. In the proposed algorithm, the locations of some distinct objects are detected from the point cloud data, and a rotation- and translation-invariant feature descriptor vector is computed for each of the detected objects based on the relative locations of the neighboring objects. Su…
Reformasi di bidang sumberdaya air sangat diperlukan mengingat adanya perubahan paradigma dalam pengelolaan sumberdaya air seiring dengan perubahan iklim, Hidrometeorologi dan perilaku masyarakat. Marilah kita lihat satu persatu reformasi yang diperlukan agar kita tidak melakukan kesalahan dalam pengelowwn sumberdaya air ke depan.
Buku berjudul Pengelolaan Sumberdaya Air Terpadu berisikan tentang pengelolaan sumbn=erdaya air terpadu. Chapter pertama berjudul paradigma pengelolaan sumberdaya air, merupakan chapter yang memayungi chapter-chapter berikutnya yaituPengolahan Data Hujan, metode analisis dan potensi air permukaan, metode analisis dan potensi air tanah, kualitas air, kebutuhan air. Chapter 1 membahas mengenai …
Indonesia, sebagai daerah tropis mempunyai keaneka ragaman hayati perairan yang sangat tinggi, khususnya di ekosistem wilayah pesisir, seperti estuaria, mangrove, padang lamun, dan terumbu karang. Di samping menunjang produksi perikanan, ekosistem wilayah pesisir diketahui juga merupakan tempat pemusatan berbagai kegiatan, seperti pemukiman, pertambangan, rekreasi, sarana perhubungan dan sebaga…
Indonesia sebagai daerah tropis, mempunyai potensi ekosistem sumberdaya hayati, seperti sungai, mangrove, estuaria, padang lamun, terumbu karang, yang tinggi. Namun manusia dalam memanfaatkan potensi tersebut sering tidak terkendali atau kurang ramah terhadap lingkungan, sehingga menyebabkan kerusakan ekosistem sumberdaya hayati perairan tersebut. Untuk itu dalam rangka melestarikan potensi sum…
Buku ini adalah bagian dari elaborasi terhadap Sumber Daya Alam, dan secara khusus adalah Sumber Daya Air. Pembahasan terhadap permasalahan yang berkenaan dengan air masih langka. Kendatipun dalam bahasa awam eksistensi air itu basah, namun kepedulian yang arahnya elaborasi keilmuan bisa disebut kering. Tidak ada peminatnya, atau tidak ada yang peduli.