Memahami betapa pentingnya perbaikan proses dalam tiap-tiap organisasi, maka sebagai salah satu bentuk upaya menwujudkan organisasi pemerintah yang baik, Lembaga Administrasi Negara menysusun Buku tentang Penyusunan Standar Operating Procedures (SOP), yang diharapkan dapat membantu organisasi pemerintah dalam memperbaiki proses kinerjanya. Beberapa manfaat dari SOP adalah sebagai standarisasi c…
Maksud penyusunan pedoman ini adalah dalam rangka menunjang kelancaran pengelolaan anggaran pada Satker Sekretariat Utama BIG, terutama dalam hal penataushaan kas, pembukuan, prosedur, dan pertanggungjawabab keuangan.rnAdapun tujuannya adalah adanya keterpaduan dan keseragaman pemahaman pengelolaan APBN dalam melakukan penatausahaan kas, pembukuan, dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan se…
Maksud penyusunan pedoman ini adalah dalam rangka menunjang kelancaran pengelolaan anggaran pada Satker Sekretariat Utama BIG, terutama dalam hal penatausahaan kas, pembukuan, prosedur, dan pertanggungjawaban keuangan. rnAdapaun tujuan penyusunan pedoman ini adalah adanya keterpaduan dan keseragaman pemahaman pengelolaan APBN dlam melakukan penatusahaan kas, pembukuan, dan pertanggungjawaban pe…
Maksud penyusunan pedoman ini adalah dalam rangka menunjang kelancaran pengelolaan anggaran pada Satker Sekretariat Utama BIG, terutama dalam hal penatausahaan kas, pembukuan, prosedur, dan pertanggungjawaban keuangan.rnAdapun tujuannya adalah adanya keterpaduan dan keseragaman pemahaman pengelola APBN dalam melakukan penatausahaan kas, pembukuan, dan pertanggujawaban pengelolaan keuangan, sert…
Buku ini membahas dasar dan saran tahap-tahap yang dapat dilakukan untuk mengawali komputerisasi atau peningkatan (reengineering) sistem yang telah dirintis di perusahaan.Aktifitas-aktifitas di dalam setiap tahap tidak mutlak harus dilakukan,begitu juga urutannya karena hal ini tergantung baik dari prioritas maupun dari kerumitan dan besarnya sistem yang akan dibangun.kerumitan suatu sistem di…
Buku ini membahas dasar dan saran tahap-tahap yang dapat dilakukan untuk mengawali komputerisasi atau peningkatan (reengineering) sistem yang telah dirintis di perusahaan.Aktifitas-aktifitas di dalam setiap tahap tidak mutlak harus dilakukan,begitu juga urutannya karena hal ini tergantung baik dari prioritas maupun dari kerumitan dan besarnya sistem yang akan dibangun.kerumitan suatu sistem di…